Kasir dan Inventory Seharusnya Menjadi Satu Alur
Ketika sebuah barang dijual di kasir, transaksi tersebut bukan kejadian yang terpisah dari inventory. Penjualan menjadi salah satu sumber inventory movement keluar.
SCAN BARCODE / INPUT ITEM
↓
SALES TRANSACTION
↓
INVENTORY MOVEMENT
↓
STOCK BALANCE
↓
REPORTING
Demikian pula ketika barang diterima, ditransfer, dikoreksi atau direkonsiliasi. CheckPoint POS tidak memandang kasir dan inventory sebagai dua fungsi yang kebetulan berada dalam satu software; keduanya menjadi bagian dari satu alur operasional retail.
Banyak Kasir, Satu Sumber Data Toko
Istilah program kasir multi komputer sering digunakan untuk menggambarkan kebutuhan toko dengan lebih dari satu komputer kasir. Dalam arsitektur CheckPoint POS, kebutuhan tersebut ditangani sebagai POS multi-terminal dengan database store terpusat.
KASIR 1 ─┐
KASIR 2 ─┤
KASIR 3 ─┼── DATABASE STORE
KASIR 4 ─┘
Produk, barcode, harga dan inventory berasal dari sumber data toko yang sama. Namun identitas terminal, user/kasir dan transaksi tetap dapat dibedakan.
Operasional Toko Tidak Harus Bergantung pada Internet Eksternal
Untuk fungsi inti pada store, terminal CheckPoint berkomunikasi melalui jaringan lokal menuju database store. Internet eksternal bukan jalur utama setiap transaksi kasir lokal.
Internet tetap dapat dibutuhkan untuk layanan tertentu, tetapi operasional transaksi lokal dirancang agar tidak bergantung penuh pada koneksi internet eksternal.
Pelajari POS Offline / Local-First →
Sebelum Barang Dijual, Barang Harus Datang
Barang yang berada di rak mempunyai asal. Pada alur retail, purchasing dan receiving memberikan konteks sebelum barang menjadi available stock dan kemudian dijual.
Receiving bukan sekadar menaikkan angka stok. Penerimaan barang menjadi sumber movement yang menjelaskan kapan dan mengapa inventory bertambah.
Pelajari Receiving Barang Retail →
Ketika Stok Sistem Harus Dibuktikan
Pada akhirnya angka di komputer harus dibandingkan dengan kondisi fisik. Stock opname menjadi bagian dari kontrol inventory untuk menjelaskan perbedaan dan melakukan rekonsiliasi secara terkontrol.
Stock Opname Tanpa Tutup Toko — bagaimana caranya? →
Bukan Hanya Apa yang Terjadi — Tetapi Siapa yang Melakukannya
Kasir, supervisor, manager dan Back Office mempunyai tanggung jawab berbeda. Karena itu sistem retail juga perlu membedakan siapa yang boleh melakukan fungsi tertentu.
CheckPoint menggunakan user, role, permission dan authorization untuk membantu mengontrol akses terhadap fungsi sistem dan menjaga konteks aktivitas operasional.
Dari Transaksi Menjadi Jejak Operasional
CheckPoint POS tidak memandang kasir dan inventory sebagai dua fungsi yang kebetulan berada dalam satu software. Keduanya merupakan bagian dari satu alur operasional retail.
Apakah CheckPoint POS Cocok untuk Toko Anda?
CheckPoint lebih relevan ketika operasional retail sudah membutuhkan beberapa fungsi berikut:
- Satu atau beberapa terminal kasir.
- Inventory dan pergerakan stok yang perlu dikontrol.
- Jumlah produk atau SKU yang cukup banyak.
- Purchasing dan receiving.
- Stock opname dan rekonsiliasi.
- Back Office dan reporting.
- Pembagian hak akses user.
- Operasional lokal yang tidak ingin bergantung penuh pada internet eksternal.
CheckPoint POS bukan ditujukan sebagai aplikasi kasir sederhana Android/iOS untuk HP. Versi saat ini juga difokuskan pada operasional single-store; Multi-Store / Head Office belum menjadi bagian dari versi saat ini.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa bedanya aplikasi kasir biasa dengan sistem kasir dan inventory?
Aplikasi kasir sederhana berfokus pada pencatatan transaksi. Ketika retail juga membutuhkan receiving, purchasing, inventory movement, stock opname, beberapa terminal kasir dan Back Office, kebutuhan sistem menjadi lebih luas daripada fungsi kasir saja.
Apakah CheckPoint POS dapat digunakan pada beberapa komputer kasir?
Ya. Dalam satu store, beberapa terminal kasir dapat menggunakan database store terpusat melalui LAN sehingga produk, barcode, harga dan inventory berasal dari sumber data yang sama.
Apakah transaksi kasir memengaruhi inventory?
Ya. Penjualan di kasir menjadi salah satu sumber inventory movement keluar. Receiving, transfer, adjustment dan stock opname juga menjadi bagian dari alur perubahan inventory.
Apakah CheckPoint POS merupakan aplikasi kasir Android atau iOS?
Tidak. CheckPoint POS difokuskan pada sistem retail berbasis Windows dengan operasional single-store, satu atau beberapa terminal kasir, database lokal store dan Back Office.