Movement sebagai ledger inventory
Setiap barang masuk atau keluar dicatat sebagai kejadian bisnis: receiving, sales, transfer atau adjustment.
Balance adalah hasil
Saldo penting untuk performa, tetapi movement menyediakan histori untuk investigasi dan audit. Dalam software inventory retail, hubungan antara movement dan balance membantu menjelaskan mengapa posisi stok berubah.
Hubungan dengan POS
Penjualan harus mempunyai konsekuensi inventory yang konsisten agar laporan sales dan stok tidak terpisah.
Troubleshooting
Saat terjadi selisih, kronologi item dapat ditelusuri daripada menebak dari saldo akhir.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah konsep ini berlaku untuk semua retail?
Prinsip dasarnya luas, tetapi detail implementasi perlu mengikuti proses bisnis, jumlah terminal, inventory dan kebijakan toko.
Mengapa audit trail penting?
Audit trail membantu mengetahui siapa melakukan apa, kapan, dan dalam konteks transaksi apa.
Apakah CheckPoint dapat didemokan dengan skenario ini?
Ya. Demo dapat difokuskan pada proses operasional yang paling relevan dengan toko.